Kamis, 26 Desember 2013

NEGARA DAN AGAMA




            Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang behubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya. Apabila dalam hidup seseorang tidak ada kata agama dihidupnya, mungkin saja dia sudah bisa menerapkan apa yang baik bagi dirinya dan sekitarnya. Jadi dia tak perlu repot repot mengikuti apa yang diperintahkan Tuhan kepadanya.
            Di Indonesia tak melarang perbedaan agama yang ada. Karena Indonesia menggunakan konsep hukum demokrasi. Yang mana memberikan haknya untuk memilih memeluk agama yang disukainya. Walau tak memungkiri mayoritas agama di Indonesia adalah Islam. Meskipun begitu, Islam tetap menghargai apa yang dilakukan umat lain. Karena mereka yakin, agama tidak mengutus berbuat jahat kepadanya. Apa salahnya menjalin hidup rukun bertetangga dengan umat kristiani, toh mereka tak mengganggu kita. Dari bingkai kacamata saya, kehidupan beragama yang ada didesaku cukup baik untuk perbedaan yang terjadi.
            Ketika hari raya Idhul Fitri, para umat muslim saling membagi ketupat dengan para umat kristiani. Sedangkan umat kristiani, ketika hari raya Idhul Ad’ha, juga turut menyumbangkan seekor kambing untuk jama’ah muslim. Apa salahnya hidup berdampingan tanpa merasa ada perbedaan. Toh disetiap agama pasti mengajarkan kesatuan. Walau berbeda ras, suku, warna kulit, bahasa, tapi kita adalah saudara. Dimata Tuhan kita sama, yang membedakan hanya bentuk rasa taatnya kepada Tuhannya.
            Dan dengan hal tersebut, benar adanya bahwa negara kita ini, Indonesia memperbolehkan berbeda agama. Walau kita berbeda agama, akan tetap satu jua. Karena kita saudara. Jadi buat apa kita mempermasalahkan keanekaragaman agama yang ada. Toh dengan itu, kita tetap berjabat tangan demi sebuah tujuan. Yakni membangun Indonesia. Rasa cinta kita terhadap Indonesia akan merubah semua yang terlihat tidak biasa dimata kita, akan indah dengan perbedaan perbedaan yang ada.
            Bulatkan tekad bersama untuk Indonesia. Melupakan kita berbeda agama. Toh, baik buruknya suatu agama, hanya diri kita sendiri yang mengertinya. Tak usah dipaksa untuk sama. Bila ternyata yang sama pun masih tetap menyekat nyekatkan diri dan berbeda. Sama rasa, dalam suka maupun duka semuanya hanya demi Indonesia. Coba kembali kau bayangkan indahnya sebuah kebersamaan. Kau renungkan lagi bahagia bersama saat kau temukan bahagia itu dalam bersama. Mencintai Indonesia yang sama. Menjadikan negara yang bermakna dengan suka cita. Karena dalam kebersamaan dalam sebuah pikulan yang sangat berat, akan terasa ringan walau dalam mengangkat pikulan itu ada beberapa orang yang berbeda agama, namun mau menjalin tali kebersamaan yang kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar